Teman Sejati

Siapa yang menjamin suami atau istri kita adalah juga jodoh kita kelak di akhirat??

Pagi ini saya dibuat cemburu dengan tulisan nama mantan kekasih suami yang tertulis dalam kitabnya. Seolah tidak ingin terbawa emosi, saya berusaha meredamnya dengan terus mengatakan dalam hati, “ah… Itu masa lalunya.”

Kemudian, siang harinya tiba-tiba teman madrasah ketika SMA dulu datang berkunjung ke rumah. Awalnya saya malu karena rumah kontrakan saya kecil dan jelek. Tapi alhamdulillah lagi-lagu saya meredamnya dan berusaha bersikap biasa saja.

Lantas, saya menjadi berpikir, apa sebenarnya yang sedang ditunjukkan Allah dengan peristiwa ini?

Sementara saya hanya mengambil kesimpulan, bahwa saya tidak boleh mencintai suami melebihi kecintaan saya terhadap Allah. Karena cinta yang palinh haqiqi hanya Dia. Sedang suami, teman, bahkan keluarga bisa berubah cintanya. Mungkin karena faktor fisik, harta, atau perilaku.

Saya termasuk orang yang minderan. Saya tidak begitu suka kalau berada di sekeliling orang kaya, atau berada dalam suasana saya yang paling diperhatikan. Dua kondisi kontras itu membuat saya bingung dan tidak nyaman. Kenapa? Karena dalam kondisi itu biasanya saya sulit mengenali mana yang benar-benar tulus atau tidak. Biasanya saya lebih suka berdiam diri, tersenyum dan melakukan pekerjaan lain.

Ingin rasanya lari ke Allah saja, dan tidak bertemu dengan semua orang. Huft… Sifat dasar manusia yang tidak bersih hatinya, suka su’udzon. Padahal belum tentu semua orang berpikiran buruk terhadap kita.

Jadi ingat lagunya ‘Opick’. “Teman sejati hanyalah AMAL”. Maka untuk apa kita sibuk memikirkan orang lain. Sibuklah memperbaiki amal kita, karena itulah satu2nya penolong kita nanti di akhirat. Bukan suami, teman atau keluarga. Nah.. Salah satunya dengan cara terus membersihkan hati, berprasangka baik dan berbuat baik kepada semua orang.

Susah?? Iya..

Advertisements

Hamil Kesekian Kali

Selalu ada cerita dibalik kehamilan anak kami. Ya.. Memang sekarang saya tengah hamil. Lebih tepatnya hamil kelima dan InsyaAllah anak keempat. Selalu ada perasaan was-was setiap menjalaninya. Mungkin seharusnya dengan pengalaman kehamilan sebelumnya saya harusnya lebih enjoy. Tapi memang tal bisa dipungkiri kegelisahan itu tetap ada. Dari mulai menyiapkan kuping super tebal untuk mendengarkan ocehan orang, dan mempersiapkan persalinan nantinya.

Seperti kita tahu, kita hidup di negara yang ber-KB (2 anak cukup). Sehingga kebanyakan orang sudah 1 suara bahwa memiliki banyak anak itu mungkin merepotkan. Seperti komentar2 yang sering saya dengar ketika tahu saya hamil contohnya :

– hamil lagi? Doyan hamil ya?

– jarak usianya berapa? Apa ngga terlalu dekat?

– gimana itu nanti ngurusnya?

– astaghfirullah, besok pasang KB ya?

– tertawa.

Mungkin bagi mereka biasa, tapi bagi ibu hamil trimester awal rasanya bisa menusuk dada. Apa hamil lagi itu sebuah dosa? Apa mereka lupa saya punya suami? Apa nanti saya terlalu kasihan bagi mereka? Atau mereka merasa terepotkan?

Yang penting semua itu anugrah Allah. Saya bersyukur karena diberi banyak amanat sama Allah. Itu tandanya saya masih mampu. Dan semoga benar-benar mampu menjaga titipannya dengan sebaik-baiknya. Aamiin… Ya Rabbal ‘alamiin.

Cara Memasang Kepala Resleting dengan Mudah

  • Bagi pemula memasang resleting mungkin jadi hal yang membingungkan. Seperti saya dulu. Kalau udah pas bagian finishing pasti males2an. Takut salah, takut kurang rapi.

Nah tadi liat di grup ada yang posting cara memasang kepala resleting. Mudah dipahami sekali lho bun.. Yuk dicoba !!!

FB_IMG_1508080463677

 

Jangan lupa follow IG kita ya di @kina_rajut dan subscribe channel kita kina craft. Saling berbagi manfaat itu menyenangkan. See ya !!

Amigurumi Oh La La Sundae Cheesecake

Beberapa minggu yang lalu ada chalenge lucu bikinan Have Fun With Yarn. Awalnya belum ada niatan untuk ikut. Tapi karena rakus akan projectnya lagi kumat, ‘ndilalah’ benangnya juga ada stok warnanya, Bismillah ikutan. Berharap juga dapet hadiahnya hihi.. Tapi setelah jadi rasanya puas banget sama hasilnya. Amigurumi yang simpel tapi cantik. Hasilnya bs jadi ganci atau hiasan. Jadi ketagihan deh ikutan cal dan sebangsanya.

Ini juga masih menyelesaikan CAL bareng Teh Asa dengan overlay Bagnya… Ditunggu launchingnya ya teman.

Nah.. Buat kalian yg pengin juga bikin amigurumi cheesecake ini bisa dilihat Disini

IMG_20171018_151231-01.jpeg

Tutorial Pola Crochet Cantik

Hai, crocheter! Sedikit cerita yah.. Saya tuh punya kebiasaan buruk. Kalau malem susah tidur akibat mantengin hape mulu untuk cari inspirasi merajut. Niyat awalnya sih mau memunculkan mood baik. Tapi seringnya malah bikin puyeng. Saking banyaknya tuto/pattern yang mau dicoba jadi g fokus sama project yg sedang dibuat. Hadeuhh.. Jadi riweuh dan malah ngedown.

 

Salah satunya tuto pattern cantik ini. Sukakk sekali pengambilam gambarnya yang jelas seperti kaca. Langsung mak teng.. Pengin kapan2 nyobain. Tapi kapaaannn ???

 

Karena saya belum sempet bikin tuto kayak begini, nih saya bagiin buat temen2 semua. Ini saya dapet dari ubek2 grup sebelah. Cekidot dan selamat mencoba yah..

Jangan lupa share ke berbagi ilmu rajut ya??

Belum gabung?? Silahkan tinggalkan nama akun fb nya..

See yaa..

 

Pola Topi Kelinci Rajut

Pola ini ditulis dalam 1 ukuran saja untuk bayi usia 0-6 bulan.

ALAT :

Hakpen: ukuran 5/6
Jarum
stitch markers
Benang : Recomended benang acrylic bigply ya. Kalau adanya benang ply kecil silahkan di double benangnya.

KETERANGAN STITCH :

ch – chain
ss – slip stitch
sc – single crochet
hdc – half double crochet
hdc2tog – join two hdc sts together
st/ sts – stitch/ stitches
FPhdc – front post half double crochet

Jangan hitung chain dan ss pada awal dan akhir putaran.

Usahakan agar tarikan benang agak longgar. Jangan terlalu kencang. Untuk mendapat efek melar.
TOPI

Menggunakan benang putih (atau sesuai selera)

Chain 56. Buat lingkaran ke dalam chain pertama dengan ss. Ch 1.

IMG_20170930_230516-01

Round 1 (C1): Hdc 56.  ss. Ch 1. balik. = 56 sts.

Round  2 – 3 (C1): ulangi (Fphdc 2, hdc 2) 14 kali. Ss. Ch 1 = 56 sts.

Round 4 – 5 (C1):  Hdc 56. Ss. Ch 1. balik. = 56 sts.

Round 6 – 8 (C1): Hdc 56. Ss. Ch 1. balik. = 56 sts.

Round 9 (C1):  Hdc 56. Ss. Ch 1. balik. = 56 sts.

Round 10 (C1): ulangi (hdc2tog, hdc 6) 7 kali. Ss. Ch 1. balik. = 49 sts.

Round 11 (C1): ulangi (hdc2tog, hdc 5 5) 7 kali. Ss. Ch 1. balik. = 42 sts.

Round 12 (C1): ulangi (hdc2tog, hdc  4) 7 kali. Ss. Ch 1. balik. = 35 sts.

Round 13 (C1):ulangi (hdc2tog, 3) 7 kali. Ss. Ch 1. balik. = 28 sts.

Round 14 (C1): ulangi (hdc2tog, hdc 2) 7 kali. Ss. Ch 1. balik. = 21 sts.

Round 15 (C1): ulangi (hdc2tog, hdc 1) 7 kali. Ss. Ch 1. balik. = 14 sts.

Round 16 (C1): ulangi hdc2tog 7 kali. Ss. Ch 1. balik. = 7 sts.

Sisakan benang untuk menjahit. Rapikan benang.

IMG_20171001_140217-01
TELINGA

Setiap telinga terdiri dari dua bagian. Bagian depan dan bagian belakang. Gunakan warna berbeda untuk telinga bagian depan.

 

Telinga Depan.

Chain 20. Mulai dari chain ke 2 dari hakpen.

Row 1: Hdc 5. Dc 13. 8 hdc dalam stitch yang sama. Pada bagian lainnya Dc 13. Hdc 5. Matikan benang.

 

Telinga Belakang

Chain 20. Mulai pada chain kedua dari hakpen.

Row 1: Hdc 5. Dc 13.  8 hdc dalam stitch yang sama. Lalu pada bagian lainnya Dc 13. Hdc 5. Ch 1. Balik.

Row 2: Hdc 44. Matikan benang.

Gabungkan kedua bagian telinga depan dan belakang. Kemudian jahit agar menyatu.

IMG_20171001_214542-01

PITA

Chain 28. Gabungkan pada chain pertama dengan ss.  Ch 1.

Round 1 – 4 : hdc 28. ss. Ch 1. Turn.

Round 5: hdc 28. ss. Sisakan benang untuk menjahit.

Kemudian Ikat bagian tengah pita dengan benang sisa dan rapikan.

Jahit telinga di atas topi. Pasang pita di depannya.

 

IMG_20171001_214725-01

IMG_20171001_220627-01

 

Tutorial ini saya posting untuk teman-teman di Grup Facebook Berbagi Ilmu Rajut.

Semoga Bermanfaat dan selamat merajut… (^_^)

Cara Membuat Diaper Cover Kelinci Rajut

Free Pattern by Crobi

 

Pola ini ditulis dalam 1 ukuran saja untuk bayi usia 0-6 bulan.

Alat :

  • Hakpen: 4 mm (G/6)
  • Jarum
  • stitch markers
  • Benang

Gauge: 18 sts dan 14 baris di hdc ukuran 4 x 4 inch (10 x 10 cm).

Keterangan Stitch:

  • ch – chain
  • ss – slip stitch
  • sc – single crochet
  • hdc – half double crochet
  • hdc2tog – join two 2 sts together
  • hdc3tog – join 3 hdc together
  • st/ sts – stitch/ stitches
  • FPhdc – front post half double crochet
  • BFhdc – back post half double crochet
  • Row = baris
  • Angka yang tertulis di depan contohnya : 2 hdc – maka kerjakan 2 hdc di stitch yang sama. sedangkan angka yang tertulis di belakang contohnya : hdc 2 – maka kerjakan hdc untuk 2 stitch

DIAPER COVER

Chain 28. Mulai di chain kedua dari hakpen.

Row 1: Hdc 27. Ch 1. balik = 27 sts.

Row 2: Hdc2tog. Hdc 23. Hdc2tog. Ch 1. balik. = 25 sts.

Row 3: Hdc3tog. Hdc 19. Hdc3tog. Ch 1. balik. = 21 sts.

Row 4: Hdc3tog. Hdc 15. Hdc3tog. Ch 1. balik. = 17 sts.

Row 5: Hdc2tog. Hdc 13. Hdc2tog. Ch 1. balik. = 15 sts.

Row 6 – 13: Hdc 15. Ch 1. balik. = 15 sts.

Row 14: 2 hdc. Hdc  13. 2 hdc. Ch 1. balik. = 17 sts.

Row 15: 2 hdc. Hdc  15. 2 hdc. Ch 1. balik. = 19 sts.

Row 16: 2 hdc. Hdc  17. 2 hdc. Ch 1. balik. = 21 sts.

Row 17: 2 hdc. Hdc  19. 2 hdc. Ch 1. balik. = 23 sts.

Row 18: Hdc 23. Ch 1. balik. = 23 sts.

Row 19: 2 hdc. Hdc  21. 2 hdc. Ch 1. balik. = 25 sts.

Row 20: Hdc 25. Ch 1. balik. = 25 sts.

Row 21: 2 hdc. Hdc  23. 2 hdc. Ch 1. balik. = 27 sts.

Row 22 – 27: Hdc 27. Ch 1. balik. = 27 sts.

Round 28: Hdc 27. Lalu mulai dari bagian belakang diaper. Hdc 27. gabungkan dengan ss.  = 54 sts.

Jangan hitung chain dan ss pada awal dan akhir putaran.

Round 29 – 32: Ch 1. Ulangi (FPhdc , BPhdc ) 27 kali. Ss.  =54 sts.

Fasten off (Potong benang)

EDGING – Bagian Lubang kaki

Masukkan benang pada bagian atas lubang kaki kemudian buat sc di sekeliling lubang. ss kemudian matikan benang.

POM – POM

Pasang Pom Pom pada bagian belakan diaper.

Cara membuat pom pom.

 

 

 

 

Berkunjung ke Pondok Salaf yang Jauh dari Keramaian Kota

Berkunjung ke pondok salaf rasanya tetap mengesankan dan yang terpenting selalu menginspirasi. Bukan hanya kita yang diperlakukan selayaknya tamu terhormat, tapi semua. Ini karena sungguh-sungguh akhlaq memuliakan tamu adalah yang utama.

Beda sekali dengan berkunjung ke pondok modern. Meskipun sama-sama ramah, tetapi hanya cukup memanusiakan tamu saja alias sewajarnya.

Keterpukauan kami dimulai bahkan ketika kendaraan kami baru tiba. Dengan sigap juru parkir yang juga petugas pondok mengarahkan posisi mobil kami agar tidak hanya rapi terparkir tapi juga bisa mudah untuk keluar parkir.

Baru keluar dari mobil, sudah ada petugas lain yang menanyakan asal kami agar dengan mudah bisa menunjukkan tempat duduk mana yang bisa kami tempati dengan nyaman. Itupun tak hanya satu petugas tapi beberapa petugas yang sangat telaten dan sopan.

Belum sempat kami duduk, santri lain yang menjadi pembuat minum sudah siaga di tempatnya. Membawa nampan berisi teh manis hangat yang nikmat yang siap dihidangkan ketika kami telah duduk dengan sempurna.

Menunduk, sopan ketika menjamu tamu juga mempersilakan dengan raut wajah menyenangkan rasanya tuh bener-bener nyess di hati. Untuk ibu-ibu yang kerepotan membawa anak-anaknya juga disiapkan tempat untuk menidurkan anaknya.

Sungguh adab memuliakan tamu seperti ini yang seharusnya diajarkan madrasah-madrasah selain ilmu pengetahuan yang lain.