Berkunjung ke Pondok Salaf yang Jauh dari Keramaian Kota

Berkunjung ke pondok salaf rasanya tetap mengesankan dan yang terpenting selalu menginspirasi. Bukan hanya kita yang diperlakukan selayaknya tamu terhormat, tapi semua. Ini karena sungguh-sungguh akhlaq memuliakan tamu adalah yang utama.

Beda sekali dengan berkunjung ke pondok modern. Meskipun sama-sama ramah, tetapi hanya cukup memanusiakan tamu saja alias sewajarnya.

Keterpukauan kami dimulai bahkan ketika kendaraan kami baru tiba. Dengan sigap juru parkir yang juga petugas pondok mengarahkan posisi mobil kami agar tidak hanya rapi terparkir tapi juga bisa mudah untuk keluar parkir.

Baru keluar dari mobil, sudah ada petugas lain yang menanyakan asal kami agar dengan mudah bisa menunjukkan tempat duduk mana yang bisa kami tempati dengan nyaman. Itupun tak hanya satu petugas tapi beberapa petugas yang sangat telaten dan sopan.

Belum sempat kami duduk, santri lain yang menjadi pembuat minum sudah siaga di tempatnya. Membawa nampan berisi teh manis hangat yang nikmat yang siap dihidangkan ketika kami telah duduk dengan sempurna.

Menunduk, sopan ketika menjamu tamu juga mempersilakan dengan raut wajah menyenangkan rasanya tuh bener-bener nyess di hati. Untuk ibu-ibu yang kerepotan membawa anak-anaknya juga disiapkan tempat untuk menidurkan anaknya.

Sungguh adab memuliakan tamu seperti ini yang seharusnya diajarkan madrasah-madrasah selain ilmu pengetahuan yang lain.

 

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s