Untuk Suamiku

Ingin rasanya aku berjumpa lebih awal denganmu

Bukan dengan rasa sakit yang masih tersisa dalam hati kita

Aku tahu bukan aku yang pertama, karena kaupun juga sama

Namun rasa cinta itu tumbuh begitu saja

Tanpa disengaja, dipaksa atau dibuat-buat

Meski terasa kaku, tapi cinta itu semakin kuat dan bertambah kuat sampai hari ini

 

Aku yakin cinta ini bukan kita yang buat

Bukan karena kekaguman

Bukan karena kasihan

Semua tulus begitu saja

Yang semakin terasa aku tak bisa jauh darimu

Tak bisa juga pergi meninggalkanmu

Karena kita satu, saling melengkapi

 

Setiap kelahiran buah hati kita

Semakin mengokohkan dinding-dinding cinta yang entah terbangun sejak kapan

Ketidakcocokan ketika muda, berubah menjadi kebutuhan bersama dalam kedewasaan

Cintamu yang dalam terlukis di setiap ciuman mesramu di pagi hari

Semakin membekas, meluluhkan sendi-sendi nadi

Merasuk, mengalir deras dalam darahku

 

Tahukah engkau wahai suamiku?

Ini bukan kita, bukan karena kita

Tapi Allah yang menciptakannya

Yang Berkehendak, menyatukan kita

Dan tak ada lagi alasan kita untuk tidak berterima kasih

Menerima dengan ikhlas Cinta dan Kasih-Nya Yang Indah ini..

 

Jagalah hatimu demi Tuhanmu

Jagalah aku dan buah hati kita demi Tuhan yang menciptakan kita dengan semua anugrah ini

 

Aku mencintaimu..

Dan terimakasih karena mencintaiku..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s